|
Isu di seputar Tungku dan Dapur |
Tungku untuk memasak biasanya terletak di dapur. Sayangnya, hingga
saat ini kebanyakan dapur yang dimiliki masyarakat Indonesia masih
jauh dari "sehat dan nyaman". Berbagai masalah seperti
jeleknya ventilasi dan tungku masak yang tidak efisien pemanfaatan
energinya hingga mengeluarkan banyak asap masih cukup banyak ditemui.
Memasak bisa jadi merupakan ancaman kesehatan kerja terbesar bagi
wanita. Ketika memasak, asap dari tungku biomasa yang tidak efisien
dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)
yang merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi. Studi
menunjukkan bahwa kecelakaan dan penderitaan akibat ISPA pada
bayi meningkat seiring dengan jumlah waktu berada dalam dapur
berbahan bakar biomassa.
Pada umumnya, kaum wanita lah yang bertanggung jawab pada urusan
memasak makanan bagi keluarga setiap harinya maupun dalam industri
kecil (industri rumah tangga) yang menggunakan bahan bakar biomasa.
Penggunaan biomasa terbukti mempunyai efek spesifik dalam kaitannya
dengan gender.
Konsumsi biomasa cenderung kian meningkat dari tahun ke tahun.
Diperkirakan lebih dari separuh penduduk dunia masih memasak dengan
menggunakan bahan bakar biomasa. Dari data FAO, terlihat bahwa
penggunaan bahan bakar biomasa di Indonesia mencapai 60 % -70
%. Dari data tahun 1981 di pulau Jawa saja, konsumsi biomasa mencapai
0,82 M3/kap/th, dan naik menjadi 0,85 m3/kap/th pada tahun 1986.
Penggunaan tungku hemat energi akan berdampak positif terhadap
penurunan tingkat konsumsi kayu bakar. Apabila program tungku
hemat energi ini berjalan dengan baik, dampak positifnya adalah
laju pengrusakan hutan akan berkurang; sehingga erosi, pendangkalan
sungai, banjir serta berbagai dampak lainnya akan berkurang pula.
Dengan demikian, kondisi lingkungan diharapkan akan dapat terus
terjaga.
| |
| KABAR Jaringan | | | PELATIHAN TSHE (TUNGKU SEHAT DAN HEMAT ENERGI) DI SAMIGALUH, KULONPROGO
Kegiatan pelatihan tungku ini dilaksanakan pada 13,15 dan 16 Oktober 2008 bertempat di kediaman Pak Widyo di Desa Nglambur, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo, Jogjakarta dan dihadiri oleh Bapak Camat Samigaluh, .....
Selengkapnya... |
|
| | | | | MULTI Media |
| | Tungku SAE adalah tungku gerabah yang telah dimodifikasi sehingga bisa mengingkatkan kinerjanya. Tungku ini memiliki 2 lubang masak, dimana lubang kedua terletak lebih tinggi dan mempunyai cakilan untuk tumpuan alat masak. Dibanding tungku tradisional kebanyakan, tungku SAE akan menghabiskan kayu .....
Selengkapnya... |
|
| | | Majalah ASAP | | | | ASAP Edisi 15, Februari 2008 | | | Dari Redaksi
Pada awalnya program tungku dikaitkan dengan konservasi lingkungan, lalu fase berikutnya dikaitkan pada masalah tungku dan polusi udara dalam ruangan. namun saat ini dikaitkan dengan perubahan iklim karena efisiensi energi dari pembakaran bahan bakar biomassa tidak terbarukan mampu .....
Selengkapnya... |
|
| | | LINKS : | |
|
| | | | |